efek daun


Jumat, 28 September 2012

untuk sahabatku :')

bertemu lagi dengan gue sicewek penuh cinta, adualahhh apaan sih kan -____- #skip
lagi sedihhhh lagi bimbang banget aaaaaa ngerasa engga nyaman kaya gini :')
 aku tidak tahu , keberadaan aku pada posisi hatimu? kadang kamu baik bangettt banget tapi sekarang kamu kadang kamu acuh terhadapku, kamu tahu? kini aku menangis . sedikit semangatku hilang... sudah hampir lama sekali kita bersama dalam tawa dan duka , aku tahu semua nya tentang kamu. kamu juga tahu semua tentang aku , tapii kini  kenapa kamu begitu terhadapku :( kamu mulai berubah. kenapa dirimu jauh dan mulai berbeda?  ketahuilah, aku merindukan tertawa saat keceriaan saat kita bersama..... sungguh aku merindukannya sangat sangat :"). terserah orang beranggap apa padaku, terserah mereka mau bilang apa padaku. aku hanya mau kita seperti kita yang dulu bukan yang sekarang!!! aku engga mau egois, aku mau kesadaran dari kitya masing masing, kita sudah dewasa seperti ini :')
aku engga bisa apa apa kawan, aku selalu mau kita ya kita yang selalu kenal satu sama lain buakan acuh tak acuh :')
aku selalu menghormati kamu :")







With love :)
Riandar

Rabu, 05 September 2012

karma ya oh karma......

curhat sedikit ya :'), ini beberapa waktu yang lalu, ada kejadian yang membuatku yakin, aku masih boleh percaya pada karma. Ya, karma nyatanya masih ada. Kalau boleh jujur, memang, karma itu datang pada seseorang yang sudah aku tunggu-tunggu kapan karmanya datang. Sebut saja aku jahat, biar. Namun, sebenarnya, percaya pada karma adalah pilihan terakhir bagiku setelah membalaskan hal yang sama dirasa tidak mungkin. Percaya pada karma ibarat obat peringan rasa sakit, agar aku bisa melepaskan, merelakan...

Sama halnya dengan berbuat baik kelak akan mendapat balasan baik dari Tuhan, begitulah percayaku pada karma. Bedanya, balasan baik dari Tuhan tidak tergesa-gesa aku inginkan, tetapi karma, pada sebagian orang, aku penasaran datangnya kapan.
Menurutku, ada korelasi yang erat antara perlakuan buruk yang aku dapatkan dari orang lain di masa kini dengan perbuatan burukku pada orang lain di masa lalu. Mungkin karena keyakinan itulah aku menginginkan seseorang mendapatkan hal yang sama dari apa yang telah dilakukannya padaku. Ah, makin terlihat jahat kan... Tetapi hal ini juga membuatku tidak langsung membenci seseorang. Biasanya, setelah mendapat perlakuan buruk, aku mengingat-ingat lagi apakah hal yang sama pernah aku lakukan sebelumnya. Apakah ini karmaku? Kalau memang iya, artinya bukan tanpa alasan aku mendapatkan hal ini dari seseorang yang lain sekarang. Akan tetapi, bila seingatku aku tidak pernah melakukan hal serupa, aku akan meminta karma pada Tuhan untuk orang yang berlaku buruk padaku itu. Iya, aku jahat kan... 
 
Kejadian beberapa waktu lalu, yang aku sebutkan di awal tadi, sudah membuat apa yang terjadi di antara kami impas. Aku merasa tidak lagi memiliki kaitan apa-apa dengan dia. Apa pun yang dia lakukan, bagaimana dia sekarang, sudah bukan urusanku. Ya, aku sudah bisa melepaskan, merelakan...